KATA-KATA MUTIARA
Dalam diam gelisahku menghantui
tentang Tanya kan kabarmu
Dalam jauh jarakku resahku mendesah
menahan helaan sesaknya nafas akan rasa rindu
Gelisahku tuk dirimu dalam Tanya sehat
dan kabarmu
Karna sakitmu adalah sakitku
Namun ku sadar gelisahmu tak lagi tuk
diriku
Rindumu yang memburu menyulut resah
Serta gelisahmu pada dia
Dari cintamu yang senantiasa menjadi
dambaan di kehidupanmu
Semoga bahagia…..hanya itu lirih ku
kini
Jika kamu sibuk dengan urusanmu
Aku akan mengerti
Jika kamu tidak punya waktu untukku
Aku akan mengerti
Jika kamu terbayang masa lalumu
Aku akan mengerti
Tetapi,,,,
Jika suatu hari nanti aku berhenti
mencintaimu
Ku harap kamu yang akan mengerti
Ya robbi…
Buka tabirmu
Dari sebuah
rasa yang selalu ada dalam hati ini
Lelah hamba
menghindar dan terus berusaha menghindar
Karna hamba
takut dan teramat takut lalai dalam menyebut dan mengingatmu
Namun…semakin
hamba coba tuk menepis
Semakin sakit
ya robb..
Dada ini
semakin sesak
Tersesakkan
rindu dan kasih hamba padanya semakin
membuncah
Ya robb…
Hamba tak
kuasa lagi dalam menahan sakit di relung hati yang terdalam
Bukakan
tabirmu dalam menjawab doa-doa hamba
Andai rasa ini
engkau ridhoi
Sampaikan…hembuskan…pada
satu sukma dan nama yang telah lama hamba puja dalam diam
Agar rindu
hamba tak bertepuk sebelah tangan
Andai ini
hanya fatamorgana maya dari bisikan syetan tuk memalingkan hamba darimu
Buanglah…dan
hapuskan sampai hamba tak lagi merasakan sesak dan sakit jika hamba mengingat
satu nama dalam satu sosok yang selalu hammba puja
Biarlah Allah yang tau
Jika tak sepantasnya hati ini
merindukanmu
Biarlah Allah menjaga hatiku
Kemana arahnya ia berlabuh
Jika tak sepantasnya perasaan ini
terlalu kuat untukmu
Biarlah Allah yang mengatur kemana
arahnya jalan hati dan fikiranku
Ku pasrahkan jalan takdirnya
Ku ikhlaskan jika begini akhirnya
Ku sadari jika cinta tak selamanya
memiliki dan ku yakini jika jodoh perginya tak kemana
iarlah Allah yang menentukan untuk
siapa aku mencintai
Dan untuk siapa cintaku termiliki
Kembali
rinduku memanggilmu dalam diamku
Ku
ingin engkau tahu semua jerritan hatiku
Betapa
ku mengharapkan kehadiranmu
Ku
merindukan sapamu
Ku
merindukan belaian dan semua kasih sayangmu
Sungguh
ku tersiksa dengan semua rasa rindu ini
Namun
dalam kerinduan yang terus menggelayut di lubuk hati
Kembali
ku tersadar dan kembali ku teringat tamparan demi tamparan
Kata-katamu
yang menghujam dan menikam selluruh
sendi kehidupanku
Kembali
ku teringat kata syahdumu disaat sapamu menyapanya di depanku
Perih…
Mengerih…
Tersayat…
Terluka….dan
tercabik
Semua
hasrat dan asa bak kaca yang pecah berkeping tiada lagi bermakna
Rapuh..hancur…dan
lebur
Dan
tak mungkin bisa kembali utuh
Lalu….hilanglah
seluruh rinduku dengan seketikan
Sirnalah
asa dan harapanku sesaat
Dan
kini rindu tertikam perih yang mengerih
Dengan
selaksa siksa dan Tanya
Kasih…
Apa
makna cinta yang kau lantunkan dalam janjimu padakku
Dulu
ku labuhkan diriku dalam pangkuanmu dan cintamu yang kini membunuhku
Kasih…
Dimana
hati nuranimu?
Haruskah
kematian yang menjadi akhir dari cintamu?
Agar
terpuaskan bahagiamu?
Sebanyak apapun duri yang kau tabur di
atas jalan setapakku
Yang terus melukai di setiap langkahku
Namun… ku kan teruskan langkah ini
Darah yang bersimbah
Perih yang mengerih
Luka yang menganga
Tiadalah berarti bagiku
Karna semua adalah bagian dari
perjuanganku tuk raih cita,cinta,dan asaku
Terimaksih tuk semua luka yang tlah
kau hujamkan ke hatiku
Karna semua membuatku semakin mengerti
arti kebenaran dan cinta suci
Selamat tinggal masa lalu
Tanpamu ku pasti sanggup lalui hari
Selamat tinggal kengangn
Tanpa namamu ku yakin bisa tegar dama
perihku
Berbahagialah dengan semua pilihan
hidupmu
Sebelum nafas ini terhenti
Dan mata ini tertutup untuk selamanya
Aku hanya ingin kau tau
Memilikimu adalah anugerah terindah
yang takkan terganti dengan apapun
Mengenalmu adalah ukiran kebahagiaan
dalam hidupku
Walau aku harus tersakiti semua
tentangmu
Asal aku bisa melihatmu tersenyum
Dan bahagia atas apa yang kau lakukan
Tak cukupkah atas semua luka yang kau berikan
padaku
Agar kau percaya bahwa aku sangat
menyayangimu
Tak ada sedikitpun rasa benciku
Aku hanya tersenyum penuh luka
Dalam hatiku berkata terimakasih karna
kau telah memberikan berbagi warna dan rasa dalam hidupku
Memaafkan bukan berarti menghapus
hitam menjaadi putih
Bukan pula membelokkan kesalahan
menjadi kebenaran
Bukan pula menghapus kenangan menjadi
harapan
Tapi inti dari memaafkan adalah
membalas kebencian dengan kasih sayang
Karna ku sudah
terbiasa
Maka disaat
kata indah mu yang penuh cumbu dan rayu serta syairmu yang penuhh kerinduan
yang kau tujukan untuk pujaanmu
Aku hanya bisa
tersenyum
Karna ku sudah
terbiasa
Ya.. ku sudah
sangat terbiasa
Karna disaat
kau msih menyatakan cinta padaku
Di setiap
waktumu
Kau sering dan
bahkan terlalu sering memuja dan mengagumi dia yang kau anggap hebat dalam
kehidupanmu
Dengan
kata-kata cintamu dan syair cintamu desetiap berandanya
Maka saat itu
ku putuskan tuk belajar hidup sendiri
Dan ku belajar
terbiasa hidup tanpa lagi mendengar kata indahmu
Dan ku belajar menghapus semua kata cinta yang
terpatri dalam janji
Walau harga
diri ini menjadi sirna dalam khianatmu
Namun kini ku
harus bisa ssendiri kembali
Malam kembali menyapa
Seperti rinduku yang kini datang dalam
sua dan sapanya
Duhai kekaasih
Sehatkah dirimu di sana
Apa kabarmu malam in i
Kasih
Masihkah rasamu adalah rasaku
Seperti rasaku yang senantiasa menjadi
rasamu
Apa kabar dia yang kini menggantikanku
di sampingmu
Apakah dia menjadi yang terbaik tuk
dirimu
Kasih
Doaku senantiasa untukmu
Semoga bahagiamu bersamanya senantiasa
abadi
Kamu adalah
yang terakhir
Dengan rasa
yang tak pernah berakhir
Kamu adalah
yang pertama
Yang membuat
kedua dan ketiga tak pernah ada
Kamu adalah
masa dimana waktu ku harap berhenti selamanya
Untukmu
yang pernah menjadi harapku
Jika
dulu tidak bertemu denganmu maka aku tidak akan berubah menjadi diriku yang
sekarang
Sekarang
dngan semua luka ini aku membawa serta bayanganku meninggalkan duniamu
Aku
takan menangis untukmu lagi
Jika
bersamamu begitu lelah itu bukan lagi cinta
Jika
bersamamu begitu sakit itu bukan lagi sayang
Berpisah
adalah cara terbaik
Agar
cintaku kembali pada tuntunan cahayanya
Bukan
hanya bersandar pada ego dan ambisiku semataa
Mungkin
sekarang aku hanyalah bagian yang terlupakan dalam hidupmu
Walau
sesungguhnya hati sakit karena dulu pernah di cintaimu
Mungkin
sekarang aku hanyalah lembar cerita masa lalumu
Namun ingatkah
kamu
Bahwa aku dulu
pernah mengisi hatimu semudah itukah kau lupakan aku?
Tanpa dirimu
tau
Kau telah
lukakan hati dan perasaanku
Usah kau harap
kembali padaku
Andai suatu
hari dirimu menyesali keputusanmu
Karna aku
bukanlah pelampiasan cinta palsumu
Salam malamku
utukmu yang kini sedang memaknai
Curahan kataku
Rinduku tak bertuan
Entah dimana harus ku tautkan
Setelah lama bersandar di satu dermaga
Lalu terhempas dan terkoyak badai
Rinduku ikembali tak berakar
Melayang terseok…terbawa angin
Entah di mana kan kembali berlabuh
Dermaga demi dermaga tlah berganti
Namun tiada pondasi yang mampu
memagari rasa
Hingga kini rinduku membeku dalam
kalbu
Yang kelabu dan kembali membisu dengan
sejuta kelu
Tlah lama ku katakan
Hati ini bukan boneka mainan
Yang dapat kau timang-timang lalu kau
buang
Aku wanita…sayang,
Punya hati dan perasaan
Ingin di mengerti
Ingin di sayangi
Sakit ini masih ku rasa
Saat kau pergi tinggalkan luka
Campakkan aku tanpa kata
Kini kau datang Bersimpuh mengharap
iba
Meminta kembali cinta yang pernah kau
punya
Cukup sudah maaf ku
Atas luka yang kau berikan padaku
Maafkan aku
Biarlah hatiku terkubur dan beku
Tak ingin lagi kau kembali padaku
Rindu yang kini ada di benakku semacam
perasaan ingin bertemu kamu
Dan Tak ada penawar selain kamu
Ku coba hentikan namun tak kuasa
Kalbun yang bersekongkol dengan mata
Tak bisa ku bohongi dengan hanya
memandang fotomu
Kalbu yang bersekongkol dengan telinga
tak bisa ku bohongi hanya denggan mendengar suaramu
Adakah hari esok akan datang membawamu
Berssama matahari kau muncul mengawali
hariku
Sebelum ku pejamkan mata
Ku ucapkan doa pada tuhanku
Agar di pertemukan denganmu segera
Dalam keadaan yang di ridhoinya
Semoga rasaku adalah rasamu jua
Sabar itu adalah ketika kau diamkan
aku
Aku tetap menyapamu walau dalam doaku
Sabar itu adalah
Ketika kau marah padaku
Aku tetap tersenyum padamu
Sabar itu adalah
Ketika kau membenciku
Dan aku tetap mencintaimu dan
menyayangimu
Sabar itu adalah
Ketika kau menyakitiku dan aku tettap
memperhatikanmu
Walau dalam diamku
Dan senantiasa mendoakanmu
Sabar itu adalah
Ketika kau mendustaiku dan aku tetap
menatapmu penuh hormat dan takzimku
Sabar itu adalah
Ketika kau pergi dariku
Dan aku tetap menanti kepulanganmu
Sabar itu adalah
Ketika kau marah padaku
Dan ku insyafi ssemua kekuranganku
Sabar itu adalah
Ketika ku yakin Allah ada bersamaku
Selallu menguatkan hatiku dan
membuatuku mencintaimu dengan tulus
Aku tak berubah sayang
Aku hanya menyadari kalau
memperjuangkan orang tak tidak pernah ingin di perjuangkan itu adalah suatu
kesalahan
Tuhan
Berikan kekuatan pada sekeping hati
yang sudah luluh lantah ini dengan ketegaran
Untuk terus bisa memaafkan
Melupakan semua sakit dan kekecewaan
Tuhan
Ku sadar apa yang ku minta tak
selamanya bisa ku dekap dalam nyata
Karna kehidupan bukanlah tuk di
genggam dan dimiliki oleh ego dan ambisi
Tuhan
Kuatkan kedua mata ini di saat ku
menatap dia yang ku cintai bersama pujaan hatinya
Dan kuatkan ku tuk bisa tersenyum
padanya
Ku senandungkan doa lewat alunan nada
Kalam ilahi menggharap kau baik-baik
ssaja
Dimanapun kau berada
Ya Allah
Jagalah dia yang jauh disana
Dalam lindungan kasihmu semata
Ku panjatkan doa untuknya
Agar kesehatan meliputi hidupnya
Walau ku jauh darin dia j
Namun doaku senantiasa tercurah slalau
untuknya
Ya Allah jika memang dia tercipta
untukku
Jangan biarkan cinta ini layu
Dimakan jarak dan waktu
Dan jangan biarkan cinta ini musnah
karena penantian panjangku
Walau sampai kapanpun dirinya kan
tettap indah bersemayam dalam hati sanubari
Semoga ku bisa menjaga hatiku
Ya robb
Aku tak akan memaksakan diri hanya
untuk sebuah perasaan
Jika dia memang jiwa yang telah engkau
pilihkan untukku
Berikanlah kami jalan dan petunjukk
Jika dia memang takdir bagiku
Pantaskan dia untukku dan pantaskanlah
diriku untuknya
Ya robb
Aku memilihnya karena sebuah keyakinan
Aku terima seluruh kelebihan dan
kekurangannya
Aku terima seluruh luka dan bahagia
yang menyertai hidupnya
Aku terima dirinya dengan apa yang
telah engkau berikan untuknya
Ya tobb
Jika ada dua pilihan dan diantaranya
adalah dia
Tentu aku akan memilihnya
Jika ada sepuluh pilihan dan
diantaranya adalah dia
Tentu aku akan memilihnya
Jika ada seratus pilihan dan
diantaranya adalah dia
Tentu aku akan memilihnya
Dan jika hanya ada ssatu pilihan dan
tidak ada dia didalam pilihan itu
Maka akupun akan menerimanya sebagai
pemberian terbaik dariMU
Aku tidak akan memaksakan diriku untuk
memilihnya
Karena engakaulah yang maha mengetahui
Karena engkaulah yang menciptakanku
Karena engkaulah yang memelihara
diriku
Ya robb
Jika dengan menutup cinta ini yang
menjadikanmu ridho kepaddaku
Jika dengan mengorbankan perasaan ini
engkau menyelamatkanku
Disaat manusia tergelincir dari jalan
MU
Maka ku serahkan cinta ini untukmu
Sebagai wujud baktiku padamu sebagai
wujud syukurku padamu
Aku yakin bahwa tidak ada ketetapanmu
yang salah
Aku yakin bahwa semua kehendak MU
sangat terukur
Buatlah aku mencintai pilihan yang
engkau berikan
Buatlah aku setia pada pilihan yang
engkau berikan
Buatlah aku menyayangi pilihan yang
engkau amanahkan
Ya robb denga segala kekuasaanmu
Dengan segala kekuatanmu
Dengan segla keagunganmu
Hamba mohon padamu
Kuatkan hati ini saat ketetapanmu
membuat hati ini terasa sempit
Tenangkanlah hati ini disaat
ketetapanmu membuat hati ini terasa berarti
Sesungguhnya hanya dengan
pertolonganmu diri ini bisa menjalani semua ketentuanmu
Hanya doa dalam rindu dan air mata
pengganti kata yang tak lagi mampu terucap
Karena setiap kali bibir ini
mengatakan tidak
Hati ini tetap bersenandung rindu
Terkadang kita terpaksa harus menutup
mata
Hanya ingin hati ini tak kembali
merinduka dirinya
Dan terkadang kita harus menutup
pendengaran kita
Hanya berusaha agar kita tak lagi
terlukai oleh perasaan cinta,kasih,dan sayang padanya
Karna kita tahu dan menyadari
Bahwa dia bukan lagi milik diri dan
tak lagi mungkin kita memiliki cinta kasihnya
Belajar melupakan bukan berarti
menghapus semua kenangan
Karena semakin berusaha kita menghapus
kenangan
Semakin deraslah air mata yang tercurah
Karena kasih yang terus terpatri
Namun
Apalah arti mengenang
Karna dia bukan lagi dia yang dulu
pernah menjadi yang terindah dalam kehidupan kita
Kehilangan kata begitu rupa
Cahaya mata mengungkap makna
Seketika kau membuatku menjadi wanita
Tak ada alasan untuk melarikan diri
Karena cinta bukanlah cinta tanpa
mencampur adukkan semua rasa
Di bibir tungku berjelaga saat jerang air
mendidih
Ku goreskan namamu
Ingatan itu tetap terpelihara meski 2
tahun telah berlalu
Ya allah seandainya telah engkau
catatkan dia akan menjadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Tetapi ya ALLAH seandainya telah
engkau takdirkan dia bukan milikku
Bawalah dia jauh dari pandanganku
Luputkan ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada di
sisiku dulu
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya allah ya tuhanku yang maha
mengerti
Berikanlah kau kekuatan melontarkan
bayangannya jauh ke langit hingga hilang bersama senja nan merah
agar aku bisa berbahagia tanpa bersama
dengannya
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walau tak sama dengan dirinya
Gantikanlah yang telah hilang
Pasrahkan aku dengan takdirmu
Sesungguhnya apa yang engkau takdirkan
adalah yang terbaik buatku karena engkau maha mengetahui yang terbaik untuk
hambamu ini
Melihat senyummu begitu meneduhkanku
Berada di sampingmu begitu
mendamaikanku
Rasa ingin selalu bersamamu
Walau cintamu tak ku miliki
Bisa melihatmu setiap hari sungguh
sangatlah berarti untukku
Kau lah yang ku damba selama ini dalam
hidupku
Ku hanya bisa merengkuhmu dalam hatiku
Tanpa bisa ku ungkap cinta yang
sesungguhnya ku rasa
Haruskah aku begini selamanya
Hanya bisa memandangmu tanpa kata
Semoga hati mengertikan rasa ini
Setiap kali memandangmu hati serasa
ingin berkata “aku mencintaimu”
Namun apalah daya bibirku tak mampu
berkata-kata
Mungkinkah kau rasakan yang sama?
Jika iya…maka katakanlah
Ku mohon katakanlah….katakan kau
mencintaiku juga
Andai bisa semua anganku jadi nyata mungkin
aku bisa merasa bahagia
Tuhan aku berdoa untuk seseorang yang aku sayang
Tidak banyak yang aku minta
Hanya meminta untuk engkau menguatkan
dia
Menopang dia…menjaga dia…karna dia
begitu berarti untukku
Meski kau menjauhkan dariku
Ssedih kecewa yang kurasakan
Air matapun tak bisa kubendung lagi
Tapi aku tak mau menjadi beban
untuknya
Karna kenyamanannya ketenangannya
kebahagiaannya,itulah yang kau harapkan
Meski pada dasarnya aku sakit
Boleh aku minta sesuatu padamu…?
Aku tak meminta setangkai mawar indah
Karena kelopaknya akan gugur satu demi
satu dalam rentang waktu
Akupun tidak meminta sebungkus cokelat
Karna manisnya akan hilang ketika aku
menghabiskannya
Aku tak meminta kotak hadiah yang
cantik berbalut pita berwarna indah
Karna keindahannya hanya tampak pada
pandangan saja
Aku tak meminta mobil mewah
Karna tak dapat mengantarkanku ke
syurga-NYA
Aku tak ingin apapun selain ikhlasnya
sebuah doa
Karena terdapat kebahagiaan yang abadi
tersemat disana
Pecah berserak luluh hati mengadu
Tak tertahan ingin luap meronta
Benamkan perih rasa terpatri kecewa
Kadang resah harapku terpendam amarah
Tinggalkan hilang terjang lara
Hanyut hingga terbawa menepi di
perasingandan tak berarti lagi
Terus berulang dan hanya itu
Lebih dari ketidakpedulian mu
Berpaling bahkan pergi habis kau lukai
Seakan tak bersalah cobalah kau adili
dirimu sendiri
Dan tak akan mampu kau mengerti
Terkecuali maaf yang berkali sering
kau ucap
Bukan berarti mampu mengobati lukaku
yang kau toreh
Bahkan merapuh hampir berhenti denyut
nadiku
Mengapa aku merasa begitu takut kau
akan menghilang?
Bukankah dari dulu kau tlah
menghilang?
Megapa kau merasa begitu takut kau
akan pergi?
Bukankah dari dulu kau tlah pergi?
Mengapa aku merasa begitu takut tak
bisa melihatmu lagi?
Bukankah dari dulu kau sudah tak
pernah terlihat lagi?
Seharusnya saat ini mata,telinga dan
hatiku sudah terbiasa tanpa mu,
Mata dan telingaku masih bisa ku
bohongi tapi tidak untuk hatiku,
Mungkin kau tak akan pernah tahu perasaanku
saat ini,
Karena Mungkin kau takan pernah
mengerti makna mencinta di saat hati tersakiti,
Serasa seperti memeluk kaktus yang
berduri,
Semakin ku peluk erat semakin aku
tersakiti,
Ku yakin nanti kau pasti kan mengerti,
Di saat hatimu terlukai oleh dia yang
kau cintai,
Ya Allah ijinkan aku menggelar sajadah
bersamanya
Beralaskan cinta berujung surge
Yang menenggelamkan kami dalam sujud
penuh kerinduan kepadamu
Dalam takbir yang mengakui keagunganmu
Dalam salam yang mengingatkan kami
bermanfaat bagi sesame
Ya Allah jika aku bukanlah bagian dari
tulang rusuknya
Maka jangan biarkan aku merindukan
kehadirannya
Jangan biarkan ku labuhkan hatiku di
hatinya
Kikislah pesonanya dari pelupuk mata
Luputkan dia dari ingatan
Hapuskan dia dari bayangan
Agar jika bukan dia yang digariskan
untukku
Maka aku ikhlas dengan kenyataan
Duhai calon pemilik tulang rusukku
Dimanapun engkau berada
Aku akan setia menantimu
Menjaga hati dan kehormatanku
Itu semua demi dirimu dan ketundukanku
kepada tuhan kita
Untukkmu calon rusukku
Sekiranya engkau mengetahui
Aku wanita tiada punya rupa yang
jelita
Tiada punya harta yang berlimpah ruah
Namun engkau juga harus mengetahui
Satu keinginanku sebagai wanita
Didik aku…
Seperti ibunda Hajar,wanita utama yang
loyal terhadap nabi Ibrahim
Rela tempuhh di bawa terik matahaari
demi anaknya Ismail,
Seperti Maryam,wanita utama yang bisa
menjaga kehormatannya,
Seperti Khadijah Al-Qubra,yang setia
mendampingi suami kala lapang dan sempit,
Ketaatanku padamu karena ketaatanku padaNya,
Bantu aku raih redha-Nya dengan redha
mu,
Karena engkau adalah kunci surgaku,
Yakinlah tak semata-mata Allah
memisahkan aku darimu,
Tak semata-mata Allah menjauhkanku
darimu,
Melainkan karena Allah maha tahu apa
yang terbaik bagimu dan bagiku,
Izinkan aku menyapamu dalam setiap
untaian doaku,
Semoga Allah selalu menyatukan kita
dalam indahnya ukhuwah dan ketika sebuah asa dan cinta tiada mungkin bersatu,
Semoga menjadikan hati ini ikhlas
Mengajarkan arti kesabaran dan
kerelaan untuk menerima ketentuanNya
Biar semua berjalan dengan kuasanya
Ku titip rindu ini untukmu
Dimanapun dirimu berada sebuah rindu
yang belum sempat ku ssampaikan
Doaku selalu bersamamu